default featured image

5 Syarat Kredit HP, Jangan Terjebak Toko Abal-Abal

Penggunaan handphone sekarang mengalami pergeseran menjadi sebuah kebutuhan. Mulai dari masalah pekerjaan, sekolah hingga kelancaran komunikasi dalam keluarga, semuanya membutuhkan HP. Sebagian orang bahkan membutuhkan lebih dari satu HP untuk kelancaran pekerjaan mereka.

Merespon kebutuhan tersebut, banyak toko yang memberikan kredit HP tanpa uang muka dengan persyaratan yang mudah untuk menarik calon pembeli. Sayangnya tidak sedikit pembeli yang terjebak oleh toko abal-abal yang memberikan bunga cicilan yang sangat tinggi.

Namun jangan khawatir, kamu dapat mengenali apakah toko HP yang memberikan kredit HP tersebut adalah toko HP terpercaya atau abal-abal dengan mengenali syarat-syarat yang diberikan.

1.    Warga Negara Indonesia  dan Memiliki KTP yang masih Berlaku

Salah satu syarat utama untuk mengajukan kredit adalah berkewarganegaraan Indonesia, termasuk kredit HP tanpa uang muka. Toko HP yang terpercaya paham akan peraturan ini, dan akan mematuhinya. Karena itu, toko HP yang terpercaya selalu memastikan calon debiturnya adalah WNI yang dibuktikan dengan KTP yang masih berlaku. 

Maka tidak heran jika beberapa fintech pun memberlakukan syarat yang sama. Secara umum, syarat KTP menjadi persyaratan paling mendasar, terutama untuk mengetahui identitas asli sang debitur. Simpulannya, untuk toko yang tidak meminta syarat identitas ini, perlu dihindari karena memberikan syarat yang tidak lumrah. Alih-alih diberikan kemudahan, justru kita harus curiga jangan-jangan ada jebakan di kemudian hari.

2.    Usia Minimal Berada pada Rentang Usia Produktif

Usia minimal adalah salah satu syarat yang selalu diminta oleh toko HP dalam akad kredit. Usia minimal ini terkait dengan kemampuan debitur dalam mendapatkan penghasilan agar dapat membayar cicilan bulanan. Usia yang disyaratkan biasanya usia produktif, yakni rentang usia 21 hingga 55.

Jadi, jika toko HP yang menawarkan kredit HP kepadamu mensyaratkan hal ini, kamu bisa yakin bahwa ini adalah toko HP yang terpercaya. Sebaliknya, jika toko HP tersebut tidak mempermasalahkan usia, bisa jadi itu adalah toko HP abal-abal.

Lain halnya dengan fintech, misalnya seperti Kredivo yang memberikan syarat usia yang lebih fleksibel antara 18 sampai dengan 60 tahun. Anggapannya karena saat ini pemegang KTP sudah berusia minimal 17 tahun. Selain itu, anak-anak remaja saat ini sudah banyak yang memiliki penghasilan sendiri dari berbagai sumber, seperti usaha mandiri, usaha keluarga, dan sebagainya.

3.    Memiliki Penghasilan Tetap

Memberikan kredit adalah tindakan yang berisiko, karenanya pemberi kredit harus mencoba meminimalisir risiko tersebut. Salah satu caranya adalah dengan memastikan bahwa calon penerima kredit memiliki penghasilan tetap. Toko HP yang terpercaya akan meminta bukti ini melalui slip gaji.

Lalu bagaimana jika kamu ditawarkan kredit HP tanpa harus menyerahkan keterangan memiliki penghasilan tetap (lewat slip gaji)? Kamu wajib berhati-hati jika mendapatkan penawaran kredit HP dari toko HP seperti itu. Toko HP yang mengesampingkan risiko seperti itu terkadang memberikan bunga yang lebih tinggi dari toko HP terpercaya, dan ini adalah salah satu dari ciri toko HP abal-abal.

Namun demikian, beberapa orang memang tidak memiliki slip gaji karena berwiraswasta. Untuk toko hp konvensional saat ini belum ada alternatif jika debitur tidak punya slip gaji tapi mau mencoba kredit.

Nah, fintech seperti Kredivo memberikan solusinya. Karena, pendaftaran lewat Kredivo bisa tanpa slip gaji. Sebagai gantinya, kamu perlu menghubungkan salah satu akun e-commerce yang sudah pernah bertransaksi atau ada pembelian serta menghubungkan akun bank secara digital. Dari dua akun inilah Kredivo bisa menganalisa kemampuan finansial calon debiturnya. Canggih bukan?

4.    Menyiapkan Dokumen Pendukung

Selain KTP dan slip gaji, toko HP yang terpercaya akan meminta beberapa dokumen pendukung seperti SIM, STNK, bahkan BPJS. Dokumen ini diperlukan untuk mengetahui apakah si calon penerima kredit memiliki tunggakan pembayaran, bukti domisili yang kuat, dsb. Jika terdapat tunggakan pembayaran, si calon penerima kredit akan dianggap memiliki risiko tinggi, dan dapat dibatalkan permohonan kreditnya.

Toko HP terpercaya akan memasukan syarat ini dalam syarat pemberian kredit mereka, karena ini adalah salah satu cara dalam mengelola risiko. Sebaliknya, toko HP abal-abal tidak terlalu memusingkan syarat ini. Mereka akan tetap memproses kredit HP walau ada syarat yang tidak terpenuhi, selama si penerima kredit bersedia membayar bunga cicilan yang diminta.

Berbicara soal risiko, bagaimana fintech mengatasi hal tersebut? Nah, umumnya keputusan untuk memberikan kredit kepada orang dilakukan oleh analis. Sedangkan dengan kemampuan AI dan machine learning saat ini, prosesnya jadi lebih mudah dalam menganalisa tingkat risiko seorang debitur.

Maka, proses yang singkat ini hanya bisa dilakukan oleh beberapa fintech saja seperti Kredivo. Calon debitur bisa langsung mendapatkan jawaban apakah pengajuan kreditnya bisa diterima atau tidak hanya dalam waktu kurang dari 24 jam saja. Malahan jika sudah terdaftar, proses pengajuan bisa kurang dari beberapa menit.

5.    Bertempat Tinggal pada Area Layanan Toko

Toko HP terpercaya biasanya mensyaratkan si calon penerima kredit untuk bertempat tinggal di area yang masih dalam area layanan toko. Hal ini agar toko HP dapat melakukan survei dan menentukan kelayakan calon penerima kredit. 

Selain itu, jika tempat tinggal penerima kredit berada dalam area layanan toko HP, akan lebih mudah dan ekonomis jika pihak toko HP perlu mendatangi penerima kredit HP secara langsung terkait pembayaran cicilan.

Itulah 5 syarat kredit HP yang perlu dicermati agar tidak terjebak toko abal-abal. Jika ada toko HP yang memberikan syarat terlalu mudah, bisa jadi itu adalah toko abal-abal yang sering menjerat calon konsumen dengan bunga tinggi dengan memberikan syarat yang terlalu mudah. 

Daripada berurusan dengan toko langsung, lebih baik mendaftar lewat Kredivo yang memberikan sumber pendanaan untuk berbagai kebutuhan termasuk pembelian hp secara kredit. Kredivo bisa digunakan untuk transaksi offline di toko hp seperti Erafone hingga Electronic City dengan fitur pembayaran scan QRIS. 

Cicilannya malahan bisa nol persen selama 3 bulan. Untuk tenor 6 dan 12 bulan tetap dikenai bunga rendah hanya 2,6% saja per bulan, paling rendah diantara perusahaan sejenis. Jangkauan Kredivo juga lebih luas sehingga tidak terbatas seperti toko hp konvensional.  

Semoga informasi ini memberikan manfaat dalam mendapatkan HP yang kamu inginkan, dan terhindar dari jebakan toko HP abal-abal.